Pages

Jumat, 25 Maret 2011

alur dan sudut pandang

Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran berakhir, mahasiswa mampu memahami pengertian alur. Mahasiswa mampu membedakan alur dengan sinopsis atau ringkasan cerita. Mahasiswa mampu memahami alur maju, alur mundur, dan alur campuran. Siswa pun mampu memahami unsur sudut pandang dalam cerita.

Alur
Seorang pengarang dalam menggerakkan cerita tentu dengan jalan mengalirkan kisah itu melalui peristiwa demi peristiwa, sehingga jalan cerita dapat dimengerti oleh pembacanya. Jalan cerita tersebut layaknya disebut alur. Esten (1984:27) mengatakan: “Alur adalah urutan (sambung-sinambung) peristiwa-peristiwa dalam sebuah cerita rekaan.”
Aminuddin (1987:83) mengatakan: “Alur adalah rangkaian cerita yang dibentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalin suatu cerita yang dihadirkan oleh para pengarang dalam suatu cerita.“
Peristiwa-peristiwa dalam alur selalu disusun secara logis, seperti yang dikemukakan Sujiman (1988:30) peristiwa dalam cerita disusun di antaranya: alur linier atau tersusun, menyajikan rentetan peristiwanya secara temporal,

Sudut pandang
Sudut pandang atau poin of  view merupakan pusat pengisahan, sebab posisi pengarang dalam sebuah cerita harus mampu menempatkan diri. Pendapat Aminuddin (1987:90) bahwa titik pandang adalah cara pengarang menampilkan para pelaku dalam cerita yang dipaparkannya.
Jadi, seorang pengarang memainkan dirinya dalam sebuah cerita itu, harus mampu meletakkan diri semestinya di mana tempat sudut pandangnya, misalnnya si pengarang menjadi tokoh utama atau aku, tetapi kemungkinan juga berposisi sebagai narator, atau pengarang menjadi dalang dalam kisah yang dibuatnya itu.
Menurut Arifin (1991:103) pusat pengisahan dapat berupa:
a. pengarang sebagai tokoh cerita;                                                                                                                                                                                    
b. pengarang sebagai tokoh sampingan;
c. pengarang sebagai pengamat (orang ketiga); dan
d. pengarang sebagai pemain dan moderator.

Analisis Maket

Karya diatas merupakan maket yang terbuat dari Tripleks, dan kaca. Ini merupakan karya seni rupa yang berfungsi sebagai hiasan, terkadang karya tersebut ada juga dijadikan sebagai pameran oleh kalangan masyarakat. Bahan dasar dari karya tersebut adalah berwarna putih dan abu – abu.
Namun rumah maket ini lebih mengutamakan nilai artistiknya, sehingga bentuknya terlihat unik jika dibandingkan dengan rumah maket yang pada umumnya.nilai artistic yang terlihat dari karya tersebut, yaitu bentuk atapnya yang unik yang berbentuk setengah segitiga.
Bentuk rumahnya yang tidak seimbang membuat rumah ini terlihat unik. Bentuk rumah yang di sisi kiri lebih tinggi dibanding di sisi kanan. Badan rumah di sisi depan terlihat menonjol sehingga terkesan badan rumah dibagian depan terpisah dengan badan yang lainnya.
maket ini mempunyai bagasi mobil yang atapnya terbuat dari kaca begitupun pagar rumahnya. Sehingga maket ini terlihat mewah.
Warna yang digunakan pada maket ini adalah warna putih. Sehingga rumah ini terlihat sederhana. Tetapi, bahan yang digunakan membuat rumah jadi mewah. Sebagian bahan maket ini menggunakan kaca Di bagian atap bagasi mobil dan bagian pagarnya. Bahan kaca yang digunakan sesuai dengan warna putih yang digunakan pada maket itu. Kaca yang digunakan pada maket itu membuat rumah menjadi mewah. Tetapi, dengan warna putih maket rumah tersebut lebih sederhana.

cara membuat blog

Langkah 1: Daftar Google 
Daftarkan Diri Anda di Google
Lho koq? Koq di Google? Katanya mau ngajarin bikin blog di blogger.com, koq malah di Google? Tidak salah, karena untuk masuk ke blogger, Anda harus memiliki login google.com.

Silahkan kunjungi http://www.blogger.com. Anda akan mendapatkan halaman seperti pada gambar dibawah.

Jika Anda sudah memiliki login di Google, Anda tinggal login, maka Anda akan masuk ke Control Panel atau Panel Kontrol.

Oh ya, Anda bisa memilih bahasa, apakah Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

Untuk kali ini saya anggap Anda belum memiliki login Google.

Klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.

Sejauh ini sangat mudah dan akan terus mudah.

Halaman Pertama
Langkah 2: Daftar Blog 
Lengkapi Pendaftaran Anda
Setelah Anda klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA, maka akan muncul formulir seperti yang ada pada gambar dibawah ini.

Proses ini akan menciptakan account Google yang dapat Anda gunakan pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki sebuah account Google mungkn dari Gmail, Google Groups, atau Orkut.

Satu account Google bisa digunakan untuk mengakses semua fasilitas yang disediakan oleh Google.

Jika Anda sudah memiliki accout google, Anda bisa langsung login (masuk). Untuk login ke Google, Anda harus login dengan menggunakan alamat email.

Silahkan lengkapi.

1. Alamat email yang Anda masukan harus sudah ada sebelumnya. Anda akan dikirim konfirmasi ke email tersebut. Jika Anda menggunakan email palsu atau email yang baru rencana akan dibuat, maka pendaftaran bisa gagal. Anda tidak perlu menggunakan email gmail.com. Email apa saja bisa.

2. Lengkapi data yang lainnya.

3. Tandai "Saya menerima Persyaratan dan Layanan" sebagai bukti bahwa Anda setuju. BTW Anda sudah membacanya?

Setelah lengkap, klik tanda panah yang bertuliskan lanjutkan.

Form Pendaftaran 1

Form Pendaftaran 2
Langkah 3: Membuat Blog 
Memilih Nama Blog dan URL Blog
Jika Anda berhasil, Anda akan dibawa ke halaman seperti pada gambar dibawah. Jika gagal? Gagal biasanya karena verifikasi kata Anda salah. Itu wajar karena sering kali verifikasi kata sulit dibaca. Yang sabar saja, ulangi sampai benar. Saya sendiri sampai mengulang 3X.

Setelah Anda berhasil mendaftar, Anda akan dibawa ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah. Sekarang Anda mulai membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog Anda.

Sebagai contoh, saya menamakan blog tersebut dengan nama Hasna Zahidah. Sssst, jangan curiga, Hasna adalah putri saya. Saya memilih alamat blog dengan alamat http://hasna-zahidah.blogspot.com
sebagai alaternatif, bisa juga http://hasnazahidah.blogspot.com.

Jika Anda membuat lensa dengan tujuan mempromosikan produk Anda atau produk afiliasi, maka dalam memilih nama, harus berisi nama produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Misalnya jika Anda ingin menjual ebook saya, Anda bisa memilih kata kunci seperti motivasi, sukses, berpikir positif, dan kata-kata kunci lainnya yang sesuai.

Anda juga bisa meneliti kata kunci yang paling banyak dicari orang (tentu harus berhubungan dengan produk yang Anda jual) di
https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal

Anda bisa mengecek ketersediaan alamat blog yang Anda pilih. Jika tersedia bisa Anda lanjutkan. Jika tidak tersedia, maka Anda harus kreatif mencari nama lain atau memodifikasi alamat yang sudah ada, misalnya ditambahkan abc, xzy, 101, dan bisa juga dengan menyisipkan nama Anda.

Lanjutkan dengan klik tanda panah bertuliskan LANJUTKAN.

Proses Pembuatan Blog
Langkah ke 4 Blog Template 
Pilih desain yang sesuai dengan selera Anda.
Berhasil? Tentu saja berhasil, memang mudah koq. Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah.

Pilihlah tema yang sesuai dengan selera Anda. Jika tidak ada yang sesui dengan selera Anda, jangan khawatir, nanti masih banyak pilihan tema yang bisa Anda install sendiri. Sekarang pilih saja tema agar proses pembuatan blog bisa diselesaikan. Anda bisa preview tema dengan klik gambarnya.

Untuk Memilih tema Anda klik (tandai) bulatannya o seperti pada gambar dibawah. Lihat yang saya tunjuk dengan panah merah buatan saya.

Setelah itu Anda klik tanda panah yang bertuliskan LANJUTKAN

Memilih Tema
Belajar Membuat Blog Selesai 
Sekarang tinggal posting, pengaturan, dan tata letak
Selamat, sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog. Sekarang Anda sudah mulai bisa memposting pemikiran Anda di blog dan dibagi ke seluruh dunia (eh Indonesia).

Tata Cara Penulisan Karya Ilmiah

Sehubungan dengan banyaknya permintaan bagaimana cara penulisan karya tulis ilmiah, maka pada postingan kali ini kami memberikan alternatif tentang bagaimana cara menulis karya ilmiah yang baik. Pada postingan ini anda juga bisa download panduan lengkap tentang karya ilmiah remaja dan cara penyusunannya.
Selamat membaca…
Tata Cara Penulisan Karya Ilmiah
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan karya ilmiah, yaitu:
1.Istilah asing dicetak miring dan dituliskan dengan benar
misal: base station
…cell sites –> …cell site
downlinknya –> downlink-nya
2. Penggunaan kata ‘dimana’
misal: ..teknik dimana digunakan..(salah)
..teknik yang digunakan..(benar)
pada persamaan:
x = y + z
dimana: <– keterangan: (sebaiknya kata ‘dimana’ diganti dengan ‘keterangan’) y= nilai asumsi z= nilai hitungan 3.Sebaiknya tidak menggunakan kata ‘kita’,’saya’ (kata ganti orang) dalam karya ilmiah. misal: ..dapat kita asumsikan…(salah) ..dapat diasumsikan…(benar) 4. Menggunakan kalimat pasif. (seperti contoh no 3 di atas) 5. Persamaan diberi nomor sesuai bab dan urutan serta tidak dicetak tebal. misal: c = a * b (2.3) 6. Gambar, tabel, persamaan, dan pernyataan/kutipan diberi sumber acuannya. 7. Kekonsistenan dalam penulisan. misal: …perkembangan selular… (kalimat ke 2) …seluler…(kalimat ke 10) 8. Tulislah kata dengan lengkap. misal: & –> dan
yg –> yang
9. Singkatan diikuti kepanjangannya dan untuk kalimat berikutnya cukup singkatannya saja.
misal:
MU (mobile unit)… (kalimat ke 3)
…perawatan perangkat MU tidaklah terlalu sulit. (kalimat ke 10)
10. Gunakan EYD
misal:
bilangan 10,000 km –> 10.000 km
…didapat… –> …diperoleh…
…terdiri dari…–> …terdiri atas…
Penggunaan huruf besar di awal kalimat.
Penempatan titik (.) dan koma (,) yang sesuai.
11. Ikuti tata cara/format penulisan karya ilmiah yang berlaku (yang dikeluarkan oleh institusi)
misal:
> ukuran margin
> ukuran kertas
> jenis huruf
12. Cek penulisan sebelum diserahkan

Analisis Maket 2

Karya diatas merupakan maket yang terbuat dari korek api kayu, stik es dan kain. Ini merupakan karya seni rupa yang berfungsi sebagai hiasan, terkadang karya tersebut ada juga dijadikan sebagai pameran oleh kalangan masyarakat. Bahan dasar dari karya tersebut adalah warna hijau , oranye.
Namun rumah maket ini lebih mengutamakan nilai artistiknya, sehingga bentuknya terlihat unik jika dibandingkan dengan rumah maket yang pada umumnya.nilai artistic yang terlihat dari karya tersebut, yaitu bahan dasar pada atapnya yang unik yang terbuat dari stik es.  
Bahan dasar pada badan rumah yang terbuat dari korek api kayu yang tersusun rapi membuatnya unik.
Walaupun bentuknya sederhana perpaduan stik es dan korek api kayu itu sangat serasi. Ditambah batu-batuan di halaman sekitarnya. Lalu tambahan horden yang ada didalam rumah semakin indah dilihat.
Model jendela yang digunakan adalah bentuk bulat dan berwarna oranye, dan jendela disebelah kanan berbentuk kotak dan terletak pada bagian bawah badan sehingga terlihat seperti pintu.

Tips trik blog

Cara Membuat Counter Pengunjung Blog
1. Login ke blogger isi email dan paswordnya
2. Ketika sudah muncul dasbor pilih menu Rancangan
3. Klik Elemen Laman
4. Klik Tambah Gadget
5. Setelah itu muncul menu Klik Statistik
6. Pilih counter yang di inginkan
7. Klik Simpan
8. Untuk melihat hasilnya Silahkan lihat blog anda
9. Selesai

Cara Membuat Artikel Di Blog
1. Login ke blogger isi email dan paswordnya
2. Ketika sudah muncul dasbor pilih menu Posting
3. Klik Entri Baru
4. Setelah Muncul Tampilannya Tulis Judul, dan masukkan artikel yang ingin di tampilkan di blog anda
5. Setelah itu Klik Terbitkan Entri
6. Untuk melihat hasilnya silahkan lihat blog anda
7. Selesai

Cara Membuat Arsip Pada Blog
1. Login ke Blogger isi Email dan Paswordnya
2. Ketika sudah muncul dasbor pilih menu Rancangan
3. Klik Elemen Laman
4. Klik Tambah Gadget
5. Setelah itu muncul menu Klik Arsip Blog
6. Tulis judul, pilih model arsip yang anda inginkan
7. Pilih pilihan Frekuensi arsip, untuk menampilkan arsip sesuai bulanan, mingguan atau pun harian
8. Pilih format tanggal, untuk mengatur mulai kapan posting di tampilkan
9. Klik Simpan
10. Untuk melihat hasilnya silahkan lihat blog anda
11. Selesai

Rabu, 23 Maret 2011

Kabinet Kerja Pada Masa Orde Baru

Era perjuangan kemerdekaan
No Nama Kabinet Awal masa kerja Akhir masa kerja Pimpinan Kabinet Jabatan Jumlah personil
1 Presidensial 2 September 1945 14 November 1945 Ir. Soekarno Presiden 21 orang
2 Sjahrir I 14 November 1945 12 Maret 1946 Sutan Syahrir Perdana Menteri 17 orang
3 Sjahrir II 12 Maret 1946 2 Oktober 1946 Sutan Syahrir Perdana Menteri 25 orang
4 Sjahrir III 2 Oktober 1946 3 Juli 1947 Sutan Syahrir Perdana Menteri 32 orang
5 Amir Sjarifuddin I 3 Juli 1947 11 November 1947 Amir Sjarifuddin Perdana Menteri 34 orang
6 Amir Sjarifuddin II 11 November 1947 29 Januari 1948 Amir Sjarifuddin Perdana Menteri 37 orang
7 Hatta I 29 Januari 1948 4 Agustus 1949 Mohammad Hatta Perdana Menteri 17 orang
* Darurat 19 Desember 1948 13 Juli 1949 S. Prawiranegara Ketua 12 orang
8 Hatta II 4 Agustus 1949 20 Desember 1949 Mohammad Hatta Perdana Menteri 19 orang
[sunting] Era demokrasi parlementer
No Nama Kabinet Awal masa kerja Akhir masa kerja Pimpinan Kabinet Jabatan Jumlah personil
* RIS 20 Desember 1949 6 September 1950 Mohammad Hatta Perdana Menteri 17 orang
9 Susanto 20 Desember 1949 21 Januari 1950 Susanto Tirtoprodjo Pjs Perdana Menteri 10 orang
10 Halim 21 Januari 1950 6 September 1950 Abdul Halim Perdana Menteri 15 orang
11 Natsir 6 September 1950 27 April 1951 Mohammad Natsir Perdana Menteri 18 orang
12 Sukiman-Suwirjo 27 April 1951 3 April 1952 Sukiman Wirjosandjojo Perdana Menteri 20 orang
13 Wilopo 3 April 1952 30 Juli 1953 Wilopo Perdana Menteri 18 orang
14 Ali Sastroamidjojo I 30 Juli 1953 12 Agustus 1955 Ali Sastroamidjojo Perdana Menteri 20 orang
15 Burhanuddin Harahap 12 Agustus 1955 24 Maret 1956 Burhanuddin Harahap Perdana Menteri 23 orang
16 Ali Sastroamidjojo II 24 Maret 1956 9 April 1957 Ali Sastroamidjojo Perdana Menteri 25 orang
17 Djuanda 9 April 1957 10 Juli 1959 Djuanda Perdana Menteri 24 orang
[sunting] Era Demokrasi Terpimpin
No Nama Kabinet Awal masa kerja Akhir masa kerja Pimpinan Kabinet Jabatan Jumlah personil
18 Kerja I 10 Juli 1959 18 Februari 1960 Ir. Soekarno Presiden 33 orang
19 Kerja II 18 Februari 1960 6 Maret 1962 Ir. Soekarno Presiden 40 orang
20 Kerja III 6 Maret 1962 13 November 1963 Ir. Soekarno Presiden 60 orang
21 Kerja IV 13 November 1963 27 Agustus 1964 Ir. Soekarno Presiden 66 orang
22 Dwikora I 27 Agustus 1964 22 Februari 1966 Ir. Soekarno Presiden 110 orang
23 Dwikora II 24 Februari 1966 28 Maret 1966 Ir. Soekarno Presiden 132 orang
24 Dwikora III 28 Maret 1966 25 Juli 1966 Ir. Soekarno Presiden 79 orang
25 Ampera I 25 Juli 1966 17 Oktober 1967 Ir. Soekarno Presiden 31 orang
26 Ampera II 17 Oktober 1967 6 Juni 1968 Jend. Soeharto Pjs Presiden 24 orang
[sunting] Era Orde Baru
No Nama Kabinet Awal masa kerja Akhir masa kerja Pimpinan Kabinet Jabatan Jumlah personil
27 Pembangunan I 6 Juni 1968 28 Maret 1973 Jend. Soeharto Presiden 24 orang
28 Pembangunan II 28 Maret 1973 29 Maret 1978 Jend. Soeharto Presiden 24 orang
29 Pembangunan III 29 Maret 1978 19 Maret 1983 Soeharto Presiden 32 orang
30 Pembangunan IV 19 Maret 1983 23 Maret 1988 Soeharto Presiden 42 orang
31 Pembangunan V 23 Maret 1988 17 Maret 1993 Soeharto Presiden 44 orang
32 Pembangunan VI 17 Maret 1993 14 Maret 1998 Soeharto Presiden 43 orang
33 Pembangunan VII 14 Maret 1998 21 Mei 1998 Soeharto Presiden 38 orang
[sunting] Era reformasi
No Nama Kabinet Awal masa kerja Akhir masa kerja Pimpinan Kabinet Jabatan Jumlah personil
34 Reformasi Pembangunan 21 Mei 1998 26 Oktober 1999 B.J. Habibie Presiden 37 orang
35 Persatuan Nasional 26 Oktober 1999 9 Agustus 2001 Abdurahman Wahid Presiden 36 orang
36 Gotong Royong 9 Agustus 2001 21 Oktober 2004 Megawati Soekarnoputri Presiden 33 0rang
37 Indonesia Bersatu I 21 Oktober 2004 22 Oktober 2009 Susilo Bambang Yudhoyono Presiden 37 orang
38 Indonesia Bersatu II 22 Oktober 2009 Sedang Menjabat Susilo Bambang Yudhoyono Presiden 38 orang